Ramalan Perjodohan

"Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog ini Maaf Bila Masih Ada Kesalahan Dalam Blog ini Karna Blog ini Masih Dalam Prosses Pembuatan"

Sabtu, 12 Februari 2011

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 6

Roller coaster




Lagi-lagi DUFAN dan taman hiburan lainnya dapat menjadi inspirasi MSN untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Kalau tidak punya dana membangun monorail, setidaknya tiang-tiang yang kelanjur terpancang bisa jadi tiang untuk rel roller coaster. Ada banyak keuntungan dari kendaraan ini, cepat sampai tujuan, mencegah bolongnya lapisan Ozone karena tidak perlu AC, bisa mengeringkan rambut yang basah, dan Indonesia bakal menjadi negara pertama yang punya roller coaster di dalam kota.


Catatan khusus: Kendaraan ini juga tidak dianjurkan bagi wanita hamil, anak-anak yang memiliki tinggi badan dibawah 110cm, manula, dan mereka yang memiliki sakit jantung! Dan jangan lupa, payung, jika sedang hujan...

Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 5

Kora-Kora Raksasa




Siapa yang tidak kenal dengan salah satu permainan yang paling diminati di Dunia Fantasi ini? Hanya dengan sekali ayunan dari kora-kora raksasa, kita dapat sampai di tempat tujuan! Praktis bukan? Guna menyesuaikan dengan gedung pencakar langit Jakarta, kora-kora bisa dibuat di atas gedung-gedung tinggi , ditambah lift raksasa. Mual? Itu tidak akan Anda alami jika sudah sering mengendarai "kendaraan" ini.

Peringatan: Kendaraan ini tidak cocok bagi wanita hamil, anak-anak yang memiliki tinggi badan dibawah 110cm, manula, dan mereka yang memiliki sakit jantung!

Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 4

MRT




Ide dibangunnya MRT untuk mengatasi kemacetan di Jakarta sudah lama dipikirkan. Tapi dengan segudang kendala dan juga alasan akhir-akhirnya pembangunan MRT dinilai kurang pas untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta. Bagaimana menurut Anda?
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 3

Jalanan Berlapis




Salah satu masalah yang dinilai menyebabkan Jakarta menjadi macet adalah kurangnya lahan dan jalanan bagi kendaraan untuk melintas. Salah satu cara yang dianggap MSN tepat untuk mengatasi kemacetan Ibukota adalah mendirikan jalanan dan jembatan-jembatan berlapis untuk menambah "volume" jalan di Ibukota.
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 2

Monorail




Ide pembuatan sarana transportasi seperti di negara tetangga Malaysia juga sudah hampir dijalankan. Tapi apa yang terjadi? Proyek yang telah berjalan dan menyita anggaran belanja daerah ini akhirnya tidak dilanjutkan lagi. Menurut Anda, apa sebaiknya ide pembangunan Monorail dijalankan lagi?
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Segudang ide buat kemacetan di Jakarta 1

“Stradling Bus” (Bus Mengangkang)




Carilah ilmu hingga ke negri Cina. Kalimat ini tentunya tidak asing bagi telinga kita. Sebuah perusaahan yang bergerak dalam bidang transportasi di Cina, Shenzhen Hashi Future Parking Equipment Co. , memiliki cara tersendiri untuk membantu mengatasi masalah kemacetan di negaranya. Perusahaan ini mendesain kendaraan yang dinamakan "Stradling" Bus yang unik. Dari sumber yang ada, bus berkecepatan tinggi ini di desain ramah lingkungan dan mampu mengangkut hingga 1400 orang! Salah satu wilayah di Beijing, akan menjadi lokasi uji coba dari kendaraan ini. Apakah pepatah itu benar dan kita harus belajar dari pemerintah Cina untuk mengatasi kemacetan di Ibukota tercinta?
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Jumat, 11 Februari 2011

Senggigi, Pantai Wisata Elok di Lombok

Lupakanlah sejenak rutinitas pekerjaan dan kepenatan hidup dengan menikmati indahnya pesona alam Pantai Senggigi di Lombok. Salah satu pulau di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selain Pulau Sumbawa ini memiliki pantai yang sangat terkenal dan menjadi pilihan berlibur bagi wisatawan mancanegara maupun lokal.


Untuk mencapai Pantai Senggigi dibutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dari Kota Mataram menggunakan mobil. Dengan jarak sedekat itu, makin populer saja pantai eksotis ini. Senggigi telah menjelma menjadi ikon pariwisata NTB sejak diperkenalkan pada 1980. Perkembangannya sangat luar biasa jika indikatornya adalah pertumbuhan jumlah hotel, mulai dari kelas bintang tiga sampai lima berjejer dari selatan hingga utara.

Jika Bali memiliki Pantai Sanur, Kuta atau Legian, maka Pantai Senggigi dianggap mempunyai keindahan setara dengan pantai-pantai terkenal di Pulau Dewata tersebut. Pesisir pantainya asri dengan pasir putih terhampar di sepanjang hampir 10 km. Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan di sini, seperti berenang, bermain kano, menyelam, snorkeling atau sekadar berjemur dan menikmati pemandangan. Jika Anda ingin mengelilingi pantai Senggigi namun tidak ingin cepat lelah, Anda bisa menaiki cidomo, angkutan khas NTB yang ditarik oleh seekor kuda. Atau Anda juga dapat mengelilingi pantai dengan berjalan kaki.


Suasana kian romantis ketika kita menikmati senja merah merona di batas cakrawala. Lukisan alam yang terjadi seakan menepis segala gundah dan melerai rasa letih. Lansekap jingga saat mentari terbenam begitu kontras berpadu dengan gradasi warna biru laut.

Pura Batu Bolong merupakan tempat wisata yang bisa ditemukan di pantai ini dengan berjalan kaki santai sekitar 30 menit. Pura ini dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Ada legenda yang berkembang mengenai pura di mana kita bisa melihat jelas Gunung Agung di Bali, yakni konon dahulu sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dipersembahkan kepada ikan hiu di tempat ini. Ada pula legenda lain yang menyebutkan bahwa dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati.

Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu. Batu Layar ramai dikunjungi pada saat Lebaran Ketupat, yang dirayakan oleh mereka yang berpuasa satu minggu setelah Idul Fitri.

Tersedia tempat penginapan yang representatif buat Anda, mulai dari hotel bintang tiga hingga bintang lima memadati kawasan pantai. Tidak hanya itu, puluhan restoran juga siap memanjakan lidah Anda selama berwisata di sana. Jangan lupa mencicipi hidangan khas Lombok berupa ayam taliwang dan plecing kangkung.


Untuk lebih menggencarkan promosi pariwisata kawasan ini, Pemda Kabupaten Lombok Barat setiap pertengahan tahunnya menjadwalkan penyelengaraan Festival Senggigi. Kekayaan atraksi budaya yang dipentaskan selama sepekan penuh tersebut membuat wisatawan terhibur dan kian betah untuk tinggal lebih lama.

Oleh-oleh atau cendera mata khas juga tersedia. Tepatnya di Jalan Raya Senggigi Km 7 terdapat pusat perbelanjaan berbagai cendera mata Lombok di Pasar Seni Senggigi (Art Market Senggigi). Pemprov NTB berharap ke depan, tempat ini menjadi surga belanja bagi para wisatawan yang berwisata di Lombok.

Pasar Seni Senggigi memiliki sekitar 12 kios (satu kios dihuni 4 - 6 pedagang). Kios-kios ini selesai dibangun dan diresmikan pada 11 Desember 1991 oleh Menteri Pariwisata dan Telekomunikasi Soesilo Sudarman. Di sana juga terdapat sekitar 56 pedagang kecil. Kios-kios cendera mata dibangun dengan bentuk rumah adat NTB yang beratap alang-alang kering.


Berbagai macam kerajinan seperti mutiara, gelang, periuk dan anyaman bisa didapatkan di Pasar Seni Senggigi yang buka mulai pukul 09.00 sampai 19.00. Pedagang jenis pengasong cendera mata banyak yang menjajakan berbagai aksesoris hingga di area pantai. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 10 ribu s/d Rp 100 ribu.

Tidak terlalu sulit sebenarnya mencapai Pantai Senggigi. Jika Anda berangkat dari Bali, tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya. Sementara dari Jakarta dan kota besar lainnya, tiba di bandara Lombok, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel tempat Anda menginap. Dari Ampenan, Anda bisa menaiki bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 19.30 dengan biaya sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

Valuasi Twitter Senilai Rp 90 Triliun?

Twitter dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan Google dan Facebook, tentang kemungkinan akuisisi perusahaan layanan jejaring mikroblog itu.

Seperti diungkapkan oleh laporan Wall Street Journal, eksekutif di Facebook maupun Google beberapa bulan belakangan melakukan pembicaraan tingkat rendah dengan Twitter mengenai akuisisi Twitter.

Namun, menurut laporan itu, sampai kini belum ada perkembangan yang berarti dari pembicaraan tersebut. Setidaknya, sumber Wall Street Journal itu mengungkap perkiraan nilai valuasi Twitter yang cukup besar, yakni berkisar antara US$ 8 miliar - US$ 10 miliar (sekitar Rp 71,4 triliun - Rp 89,2 triliun).

Padahal, seperti dikutip dari Mashable, dua bulan lalu, situs Venture Beat memperkirakan bahwa valuasi Twitter sebesar US$ 3 miliar, masih terlalu besar. Namun, menurut Ethan Kurzweil dari firma Venture Capital Bessemer, mengatakan bahwa Twitter adalah layanan sosial yang memiliki begitu banyak data pengguna.

"Pasar sangat menghargai hal itu saat ini," kata Kurzweil. Tahun lalu, Twitter berhasil meraup pendapatan sebesar US$45 juta (sekitar Rp 400 miliar). Namun, Twitter juga mengalami kerugian karena harus merekrut sdm baru dan ongkos untuk pusat data.

Tahun ini, diperkirakan pendapatan Twitter akan mengalami peningkatan, yakni antara US$100 juta - US$110 juta (Rp 893 milar - Rp 982 miliar). Dari sisi layanan, Twitter juga belum lama ini mengukir jumlah Tweet yang sangat besar selama acara olahraga Super Bowl, pekan lalu.

Saat itu, ada 4064 tweet yang muncul dalam sedetik. Namun, rekor jumlah tweet terbesar yang masih belum terpecahkan adalah saat momentum tahun baru yang lalu di Jepang, yang menghasilkan total 6.939 tweet per detik, sesaat pergantian tahun terjadi.
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11

95 Juta Tahun Lalu, Ular Punya Kaki

Dari penelitian terbaru terhadap fosil ular yang diperkirakan telah berusia 95 juta tahun, terungkap bahwa ada dua tulang kaki kecil yang tersambung ke tulang pinggul hewan tersebut.

Seperti dikutip dari LiveScience, 10 Februari 2011, fosil yang ditemukan di Libanon tersebut berasal dari zaman di mana ular belum kehilangan tungkai belakang mereka.

Rekonstruksi tiga dimensi terhadap tulang tersebut akan segera dilakukan untuk membantu para peneliti memahami bagaimana ular berevolusi hingga kehilangan kakinya itu.

Adapun perdebatan yang menghangat di kalangan paleontologist adalah apakah nenek moyang ular berkaki itu merupakan kadal yang berenang di air atau kadal yang melata di darat.

“Sebuah tulang kaki berukuran panjang satu inci (sekitar 2,5 centimeter) terlihat pada fosil ular Libanon. Sayangnya, separuh bagian panggul ular itu terkubur di dalam batu,” kata Alexandra Houssaye, peneliti dari Museum National d’Histoire Naturelle, Paris, Perancis.

Ular yang panjangnya 19 inci (sekitar 50 centimeter) ini merupakan Eupodophis descouensi, yang merupakan satu dari tiga fosil ular yang pernah ditemukan memiliki kaki. “Membongkar batu untuk menemukan satu kaki lagi tidaklah dimungkinkan,” ucapnya.

Untuk itu, peneliti akan menggunakan teknik yang disebut sebagai synchrotron-radiation computed laminography (SRCL). Serupa dengan pemindaian medis CT scan, SRCL menggunakan sinar X untuk menggambarkan struktur internal dari sebuah objek, namun dengan resolusi 1.000 kali lebih tinggi.

Dari pemindaian, terlihat kaki yang tersembunyi di dalam batu itu bertekuk di bagian lutut. Akan tetapi, kaki itu tidak memiliki telapak dan tulang jari.

“Struktur tulang kaki yang tersimpan rapi di dalam batu ini serupa dengan struktur tulang milik kadal darat,” kata Houssaye. “Meski demikian, satu penelitian saja tidak akan bisa memastikan apakah ular ini punya nenek moyang hewan air atau hewan darat,” ucapnya.

Meski demikian, Houssaye menyebutkan, anatomi tulang milik ular itu menunjukkan bahwa evolusi telah menghilangkan kaki milik ular bukan dengan mengubah cara tulang itu tumbuh. “Kemungkinan, kaki itu tumbuh melambat atau semakin pendek,” ucapnya.

Eksperimen tersebut, menurut Houssaye, merupakan eksperimen pertama yang menggunakan teknik SRCL di dunia paleontology, dan masih banyak yang perlu dianalisa. “Langkah selanjutnya adalah menganalisa fosil tulang belakang ular lainnya, mengamati tungkai ular dan kadal hidup dan menganalisa fosil ular tertua yang pernah ditemukan,” ucapnya.
Baca selengkapnya Tio Blog: 01/02/11